Kai Havertz Dijamin Bikin Frank Lampard Galau, Main Sebagai Penyerang atau Gelandang

Kai Havertz

Berita Bola  – Kai Havertz bakal membuat Frank Lampard senang sekaligus bingung. Manajer Chelsea itu senang karena pemain idamannya bakal segera resmi menjadi milik The Blues.

Kai Havertz sejak lama sepakat untuk pindah ke Chelsea. Dia telah menerima tawaran gaji yang disodorkan. Kontrak dengan durasi lima tahun pun siap ditekan pemain 21 tahun.

Namun, negosiasi antara Chelsea dan Bayer Leverkusen sempat menemui jalan buntu. Keinginan kuat Kai Havertz lah yang kemudian membuat Leverkusen tidak punya pilihan selain melepas sang pemain.

Leverkusen menerima tawaran 72 juta pounds plus bonus 18 juta pounds dari Chelsea. Kai Havertz pun sudah menjalani tes medis di London akhir pekan lalu dan segera resmi menjadi milik Chelsea.

Frank Lampard jelas senang dengan kedatangan Kai Havertz. Namun, dia juga akan galau. Sebab, Havertz bisa memainkan dua peran dengan sama baiknya: gelandang dan penyerang.

Posisi natural Havertz adalah gelandang serang atau gelandang kanan. Pada posisi inilah Havertz mampu menembus tim utama Leverkusen pada 2016 lalu, saat usianya masih 17 tahun.

Namun, sejak paruh kedua musim 2019/2020, Kai Havertz bermain pada peran baru. Pelatih Peter Bosz memainkan Kai Havertz sebagai penyerang tengah. Kai Havertz pun tampil sangat bagus pada peran barunya.

Pada posisi barunya,  Havertz mampu mencetak tujuh gol dan satu assist di Bundesliga. King Kai, julukan Havertz, membuktikan bahwa dia bisa bermain sebagai pemain nomor 9. Bahkan, jika bertahan lebih lama di Leverkusen, dia diprediksi bisa menantang Robert Lewandowski untuk gelar top skor Bundesliga.

Dilansir Prediksi Bola Jitu, total gol yang dicetak Havertz di Bundesliga pada musim 2019/2020 adalah 12 gol.

Kai Havertz Sebagai Gelandang

Namun, jika merujuk pada posisi natural  Havertz, dia adalah gelandang serang. Pada musim 2018/2019, di mana dia bermain full sebagai gelandang, Havertz mampu mengkreasi 87 peluang dari 41 laga yang dimainkan.

Havertz punya kaki kiri dan kanan yang aktif. Dia punya pergerakan yang sulit ditebak sebagai gelandang serang. Musim 2018/2019, Havertz mencetak 17 gol di Bundesliga.

Havertz juga punya kecepatan yang sangat bagus, atribut yang dibutuhkan sebagai pemain dengan tugas menyerang. Kecepatan paling tinggi Havertz mencapai 21.7 mil per jam. Tubuhnya yang masih kurus juga tidak membuat dia sering kalah duel.

Havertz punya segalanya untuk menjadi gelandang serang, tetapi dia juga punya kemampuan yang lebih dari cukup untuk menjadi penyerang. Jadi, bagaimana Frank Lampard? –   Prediksi Dara